Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Indah saat Dia mempertemukan, indah saat Dia menumbuhkan kasih, dan indah saat Dia mempersatukan kami dalam suatu ikatan pernikahan Kudus.
Sore itu langit tidak istimewa. Hanya senja biasa yang jatuh perlahan di ujung hari. Namun bagi kami, hari itu menjadi awal dari sesuatu yang tak pernah kami rencanakan.
Hari-hari berlalu tanpa tergesa. Tak ada janji besar, tak ada kata “harus”, tak ada rencana yang dipaksakan. Namun Kami tetap berjalan… berdampingan.
Suatu hari, di waktu yang tidak terlalu berbeda dari biasanya, kami berjalan kembali ke senja. Warna jingga yang pelan, angin yang lembut, dan suasana yang hening. Namun kali ini, ada sesuatu yang berbeda. kami tidak banyak bicara. Seperti biasanya. Namun kami saling mengutarakan keberanian yang belum pernah terlihat sebelumnya. Dengan tangan yang sedikit gemetar, ia menggenggam tanganku. Lebih erat dari biasanya.
Hari-hari menjelang pernikahan dipenuhi hal-hal kecil yang sederhana. Memilih warna, tertawa karena hal sepele, berdebat kecil lalu saling meminta maaf, dan diam-diam saling memastikan bahwa semua akan baik-baik saja. Tidak selalu mudah. Kadang lelah, kadang ragu. Namun setiap kali itu datang, mereka kembali pada satu hal yang sama: genggaman yang tidak pernah dilepas. Hari itu akhirnya tiba.
Dengan segala kerendahan hati dan dengan ungkapan syukur atas karunia Tuhan, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri resepsi pernikahan kami yang akan diselenggarakan pada:
Anda dapat memindai QR Code ini untuk langsung mendapatkan rute menuju venue pernikahan kami melalui ponsel.
Buka LokasiKel. Bapak Darmawan Wicaksono
& Ibu Susana
Kel. Bapak Sukadamai Laia (Alm)
& Ibu Pantinur
Beberapa potret kebahagiaan yang mengiringi perjalanan kami hingga ke pelaminan.
Mohon kesediaannya untuk mengisi konfirmasi kehadiran agar persiapan kami semakin sempurna.